Istri bercadar berujung jadi model Sex Bab 8
**Bab 8: Malam yang Menghancurkan Segala** Aku, Hasan, duduk lunglai di kursi ruang observasi yang dingin, tanganku masih gemetar memegang salinan kontrak sialan itu. Kata-kata “penetrasi penuh” dan “denda 2 milyar” terasa seperti belenggu besi yang mengikat leherku. Di depan monitor besar, layar menampilkan istriku — Ayu, perempuan sholehah yang kucintai dengan sepenuh jiwa — sedang berada di ujung jurang yang telah kugali sendiri. Pak Hadi berdiri di belakang Ayu dengan senyum penuh kemenangan. Tubuhnya yang besar dan berkuasa menempel rapat. Gamis Ayu sudah digulung hingga pinggang, pantat putih mulusnya terpapar sempurna. Celana dalam hitam tipisnya basah kuyup, kainnya menempel di bibir vaginanya yang sudah membengkak karena nafsu yang tak terkendali. Cadarnya yang dulu suci kini hanya tersisa sebagai kain kusut yang masih tersumpal di mulutnya, meredam erangan malu dan kenikmatannya. “Mas… tolong… hentikan…” suara Ayu terdengar teredam, tapi matanya yang setengah terpejam mengata...